Rifqi Belajar

Lagi corat coret buku, belajar menulis....

Wiring StepUp Transformer

Wiring connection of main transformator st18

Maintain of solenoid

Pengecekan solenoid, termasuk kebersihan, kondisi membran, seal, dsb.

Anto sedang memeriksa trafo

Pengecekan connection bus koneksi input auxiliary transformator...

PLANT CCPP

..... Power Plant Combine Cycle 135 MW .....

Thermocopel

..... Thermocopel Thrust Bearing Type K .....

Tuesday, 5 October 2010

INVERTER

Pengertian Inverter

merupakan suatu alat yang dipergunakan untuk mengubah tegangan searah menjadi tegangan bolak-balik dan frekuensinya dapat diatur. Inverter ini sendiri terdiri dari beberapa sirkuit penting yaitu sirkuit converter (yang berfungsi untuk mengubah daya komersial menjadi dc serta menghilangkan ripple atau kerut yang terjadi pada arus ini) serta sirkuit inverter (yang berfungsi untuk mengubah arus searah menjadi bolak-balik dengan frekuensi yang dapat diatur-atur). Inverter juga memiliki sebuah sirkuit pengontrol.


Prinsip Kerja Inverter

Inverter 1 Fasa
Pada dasarnya inverter merupakan sebuah alat yang membuat tegangan bolak-balik dari tegangan searah dengan cara pembentukan gelombang tegangan. Namun gelombang tegangan yang terbentuk dari inverter tidak berbentuk sinusoida melainkan berbentuk gelombang dengan persegi. Pembentukan tegangan AC tersebut dilakukan dengan menggunakan dua pasang saklar. Berikut ini merupakan gambar yang akan menerangkan prinsip kerja inverter dalam pembentukan gelombang tegangan persegi.

Inverter 3 fasa

Pada dasarnya prinsip kerja pada inverter 3 Phasa sama dengan inverter 1 phasa. Yaitu dengan mengubah arus searah menjadi bolak-balik dengan frekuensi yang beragam. Dimana tegangan arus DC ini dihasilkan oleh sirkuit converter untuk kemudian diubah lagi menjadi arus AC oleh sirkuit inverter.


Download artikelnya: Teori Dasar Inverter

Monday, 4 October 2010

Sejarah Daya Listrik

Benjamin Franklin dikenal karena penemuan listrik. Lahir pada 1706, ia mulai mempelajari listrik di tahun 1750 awal. pengamatan-Nya, termasuk eksperimen layang-layang, diverifikasi sifat listrik. Dia tahu petir yang sangat kuat dan berbahaya. Percobaan layang-layang 1752 yang terkenal menampilkan sepotong logam menunjuk di atas layang-layang dan kunci logam di ujung dasar dari string layang-layang. String melewati kunci dan melekat pada stoples Leiden. (Sebuah botol Leyden terdiri dari dua konduktor logam dipisahkan oleh isolator.) Dia memegang string dengan bagian pendek dari sutra kering sebagai isolasi dari energi petir. Dia kemudian terbang layang-layang dalam badai. Dia pertama kali memperhatikan bahwa beberapa helai lepas dari string rami berdiri tegak, menghindari satu sama lain. (Rami adalah tanaman Amerika abadi digunakan dalam tali keputusan oleh Indian.) Dia melanjutkan untuk menyentuh kunci dengan menyerah dan menerima sengatan listrik keci
Antara 1750 dan 1850 ada banyak penemuan besar dalam prinsip-prinsip listrik dan magnet oleh Volta, Coulomb, Gauss, Henry, Faraday, dan lain-lain. Ditemukan bahwa arus listrik menghasilkan medan magnet dan medan magnet yang bergerak menghasilkan listrik dalam kawat. Hal ini menyebabkan banyak penemuan seperti baterai (1800), generator (1831), motor listrik (1831), telegraf (1837), dan telepon (1876), plus banyak penemuan menarik lainnya.


Pada 1879, Thomas Edison menciptakan bola lampu yang lebih efisien, mirip dengan yang yang digunakan saat ini. Pada tahun 1882, ia ditempatkan dalam operasi pabrik bersejarah Pearl Street uap-listrik dan langsung pertama saat ini (dc) sistem distribusi di New York City, powering lebih dari 10.000 bola lampu listrik. Pada akhir 1880-an, daya permintaan untuk motor listrik yang diperlukan layanan 24-jam dan secara dramatis meningkatkan permintaan listrik untuk transportasi dan kebutuhan industri lainnya. Menjelang akhir, 1880-an kecil, daerah terpusat distribusi tenaga listrik yang ditaburkan di kota AS. Setiap pusat distribusi terbatas untuk berbagai pelayanan beberapa blok karena inefisiensi transmisi arus searah. Voltase tidak dapat ditingkatkan atau dikurangi dengan menggunakan sistem arus searah, dan cara untuk untuk mengangkut kekuasaan jarak yang lebih jauh diperlukan.

Untuk mengatasi masalah transportasi listrik jarak jauh, George Westinghouse mengembangkan perangkat yang disebut "transformator." Diperbolehkan transformator Energi listrik yang akan diangkut jarak jauh efisien. Hal ini memungkinkan untuk memasok tenaga listrik ke rumah dan bisnis yang terletak jauh dari pembangkit listrik. Penerapan transformer diperlukan sistem distribusi yang akan dari arus bolak (ac) sebagai lawan jenis arus searah (dc) tipe.

Pembangunan pembangkit listrik tenaga air Niagara Falls pada tahun 1896 memulai praktek menempatkan pembangkit tenaga pembangkit listrik jauh dari daerah konsumsi. Pabrik Niagara disediakan listrik untuk Buffalo, New York, lebih dari 20 mil jauhnya. Dengan tanaman Niagara, Westinghouse meyakinkan menunjukkan keunggulan transportasi tenaga listrik jarak jauh menggunakan alternating current (ac). Niagara adalah sistem tenaga besar pertama untuk memasok beberapa konsumen besar dengan hanya satu kabel listrik.

Sejak awal 1900-an sistem tenaga listrik arus bolak mulai muncul di seluruh Amerika Serikat. Ini sistem tenaga menjadi saling berhubungan membentuk apa yang kita kenal sekarang sebagai tiga jaringan listrik utama di Amerika Serikat dan Kanada. Sisa dari bab ini membahas istilah-istilah dasar yang digunakan dalam sistem tenaga listrik saat ini berdasarkan sejarah ini.

Sumber: http://electrical-science.blogspot.com

Tuesday, 28 September 2010

THERMAL OVER LOAD


Overload Motor Protection, yang dimaksud motor ini adalah electric motor yang oleh orang awam disebut dinamo. Dan disini dikhususkan yang terjadi pada motor AC 3 phase. Fungsi dari motor ini adalah sebagai penggerak atau untuk mengkonversi energi listrik menjadi mekanik/ gerak seperti lift, conveyor, blower, crusher dll. Dalam dunia industri saat ini peran yang dilakukan motor ini sangat vital. Untuk itu proteksi sangat diperlukan untuk menjaga kelancaran suatu proses.Sistem proteksi motor ini sudah lama dikenal dan berkembang seiring kemajuan teknologi. Mulai dari penggunaan eutic relay, thermal, sampai elektronik. Secara umum sistem kerja alat tersebut dapat dibagi menjadi dua yaitu dengan thermal dan elektronik


THERMAL OVERLOAD

Sesuai dengan namanya proteksi motor ini menggunakan panas sebagai pembatas arus pada motor. Alat ini sangat banyak dipergunakan saat ini. Biasanya disebut TOR, Thermis atau
overload relay. Cara kerja alat ini adalah dengan menkonversi arus yang mengalir menjadi panas untuk mempengaruhi bimetal. Nah , bimetal inilah yang menggerakkan tuas untuk menghentikan aliran listrik pada motor melalui suatu control motor starter (baca motor starter). Pembatasan dilakukan dengan mengatur besaran arus pada dial di alat tersebut. Jadi alat tersebut memiliki range adjustment misal TOR dengan range 1 ~ 3,2 Amp disetting 2,5 Amp. Artinya, kita membatasi arus dengan TOR pada level 2,5 Amp saja.

Bagaimana bila terjadi kelebihan arus/ overload pada motor starter? Seperti contoh di atas, TOR di setting 2,5 Amp dan semisal arus telah mencapai 3 ampere, apa yang kita harapkan ? Starter shut down/ Trip ! Benar, hanya kapan akan trip?? Secepatnya ?? Ini sangat tidak mungkin bila kita menggunakan Thermal Overload/ TOR. Nah…,terus seberapa cepat TOR itu akan trip ?? Dengan menggunakan bimetal sebagai pembatas tentu tidak dapat bereaksi secara cepat terhadap kenaikan arus. Perlu diketahui, TOR di pasaran memiliki beberapa type yang
disebut Class. Jadi dengan memilih class yang berbeda maka kecepatan trip TOR akan berbeda pula. Saat ini terdapat TOR dengan Class 10, Class 15, Class 20 dll. Class ini menunjukkan kecepatan trip saat TOR dialiri arus sebesar 6X setting. Semisal, digunakan TOR class 20 dengan setting 10 Amp, saat arus mencapai 60 Amp alat ini akan trip setelah mencapai waktu 20 DETIK !! 6X setting dalam 20 DETIK !! Bagaimana jika kelebihan arus hanya pada 13 Amp saja? Kita bisa menunggu ber jam jam agar trip. Untuk lebih jelasnya mintalah kurva trip seperti pada gambar saat membeli TOR dan hitung kecepatan tripnya. Perlu diketahui kurva TOR adalah logaritmik bukan linier. So, kita tidak perlu lagi menyalahkan keakuratan TOR yang selama ini dipakai.

ELECTRONIC OVERLOAD

Overload electronic ini mempunya 2 karakteristik trip, INVERSE dan DEFINITE. Inverse, ia akan bekerja seperti thermal overload. Perbedaannya adalah kemampuannya untuk menggeser kurva trip. Jadi overload ini selain mempunyai setting arus juga kecepatan trip atau class adjustment. Selain itu dengan menggunakan rangkaian elektronik ia akan tidak mudah dipengaruhi suhu sekitar serta akurasi lebih terjaga. Definite, bekerja dengan pembatasan yang ketat. Dengan karakteristik ini, berapapun besar kelebihan beban ia akan trip setelah mencapai waktu yang ditentukan. Misal seting overload pada 10 amp dengan waktu trip 4 detik. Jika terjadi kelebihan beban lebih dari 10 amp selama lebih dari 4 detik dia akan trip. Kecepatan trip ini tidak tergantung besar arus overload (baik kecil atau besar sama saja).

Dengan menggunakan rangkaian elektronik biasanya alat ini dilengkapi dengan fasilitas proteksi lain seperti phaseloss protection, Lock Rotor Protection, Short Circuit Protection dll. Sebagai referensi bisa ditemukan di www.eocr.com .

Dengan gambaran tersebut di atas, maka kita bisa menentukan kebutuhan overload protection yang diperlukan. Dan perlu di ingat bahwa, terbakarnya motor tidak hanya karena terjadinya overload. Overload hanyalah salah satu dari beberapa fakor penyebab terbakarnya motor. Seberapa tinggi tingkat proteksi motor yang kita perlukan tergantung dengan prioritas kita. Tetapi, overload protection tetaplah mutlak diperlukan dalam sebuah suatu sistem motor starter

Sumber: Thermal Over Load